Minggu, 12 Oktober 2014

Pengertian Agama Hindu



Agama Hindu adalah “AGAMA BUMI” karena, Agama Hindu memberikan banyak penjelasan tentang hidup dan kehidupan, tentang alam semesta, tentang jiwa, tentang sosial, tentang berbagai hal tanpa mendasarkan pada pengertian dari satu golongan. Belum pernah saya membaca bahwa beragama Hindu harus seperti di India, dan kenyataannya beragama Hindu di dunia ini terdiri dari berbagai macam jalan dan bentuk tanpa menyatakan jalan atau bentuk dari satu golongan adalah paling baik. Yang menentukan adalah kualitas dari pelaksana jalan itu.  Hal ini menunjukkan Agama Hindu bisa diterima oleh siapa saja. Ini salah satu contoh bahwa agama Hindu adalah “AGAMA BUMI”.
“Hrisikesh Uttaranacal India, kota kecil yang terletak di muara atas bagian dari sungai suci Gangga, merupakan tempat yang sangat damai. Di sana terdapat beberapa sekolah Yoga dan meditasi, seseorang akan mudah menemukan Paseraman di sana”.
Satu hal lagi bahwa Agama Hindu mengajarkan bahwa manusia bukan mahkluk yang paling sempurna dan alam bukan diciptakan untuk kepentingan manusia saja. Hal tersebut membuat kita sebagai manusia harus bisa menghargai alam sehingga jika kita lihat upacara umat Hindu dari suku tertentu nampak ada canang/banten yang diletakkan di pinggir sumber air, pinggir hutan, dan lain-lain. Pelaksanaan tersebut sebagai wujud umat Hindu menghargai alam, bukan menyembahnya. itulah mengapa Agama Hindu bisa mem-BUMI karena menempatkan ajaran agama dan pelaksanannya (manusia) tidak dalam posisi paling atas, apalagi di atas umat lain tapi merupakan bagian dari perputaran alam, sehingga kita sebagai umat Hindu diingatkan untuk tidak pongah/sombong, tapi selalui mem-BUMI. Tapi mengapa Agama Hindu, khususnya di Indonesia kelihatannya mudah didesak oleh umat lain? Kesadaran beragama Hindu yang mungkin perlu dikembangkan.
Bahwa Agama Hindu memang tidak sama dengan agama lain, jadi tidak perlu dipaksakan mencari persamaan, seperti harus ada nabi, harus ada kewajiban bersembahyang sekian kali, harus mempunyai pakaian ibadah tertentu, dan lain-lain. Bahwa Agama Hindu punya cara tersendiri dalam beribadah, bahwa Agama Hindu punya banyak penjelasan tentang berbagai pertanyaan dalam kehidupan. Bahwa Agama Hindu tidak menyandarkan jawaban pada satu jawaban yaitu “Itu sudah ditentukan Tuhan jadi harus diikuti tanpa pertanyaan lagi”. Agama Hindu mengajak kita untuk selalu berpikir kritis dan bahwa semua ada penjelasan.

“Pura Besakih Bali Indonesia, Pura yang berumur 1500 tahun ini sudah melewati masa-masa pergantian pemerintahan di Bali. Pemerintahan dan masyarakat mayoritas Hindu di Bali tetap melestarikan. Hal ini tidak akan terjadi bila di Bali tidak lagi mayoritas Hindu, seperti halnya Pura-pura sisa Majapahit di Jawa yang hancur lebur luluh lantak akibat pemerintahan dan masyarakat tak lagi mayoritas Hindu. Pada peristiwa meletusnya Gunung Agung, tak satupun lahar melewati Pura ini, padahal posisi Pura tepat berada di kaki gunung.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar