Meskipun hujan turun mengguyur sepanjang hari
kemarin, peletakan batu pertama Kong Miao, Kelenteng Khonghucu di
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh Menteri Agama DR HM Maftuh Basyuni tetap
berlangsung dengan khidmat.
Kong Miao atau kelenteng Khonghucu yang
nantinya berdiri di areal Taman Bunga TMII ini terdiri atas 3 (tiga) bangunan
yang semuanya menghadap Utara.
Bila dilihat dari arah Selatan, bangunan
pertama atau paling kanan adalah bangunan dengan atap berbentuk lingkaran
berdiameter 9 meter. Di dalam bangunan ini akan diletakkan altar nabi-nabi Ru
Jiao. Sesuai bentuknya, bangunan ini melambangkan Tian, Tuhan Yang Maha Esa.
Bangunan ini mempunyai 8 tiang, di mana masing-masing tiang akan ditulisi 8
Pengakuan Iman dalam agama Khonghucu.
Di bagian tengah agak ke belakang, diapit
oleh dua bangunan lain adalah bangunan utama yang akan dikhususkan untuk altar Tian dan
Nabi Khongcu, berukuran 18×12 meter. Bangunan terdiri atas 2 lantai. Lantai
pertama, masuk ke dalam tanah kurang lebih 1,5 meter, terdiri atas ruang
kantor, tamu, ruang rapat dan perpustakaan. Lantai kedua, khusus altar Nabi
Khonghucu di bagian dalam dan altar Tian di
bagian luar. Keseluruhan bangunan tengah ini melambangkan Ren,
manusia. Bangunan ini juga mempunyai 8 tiang naga, yang masing-masing akan
ditulisi: De,
Zhi, Ren dan Yong serta 4 nama penegak utama agama
Khonghucu: Yan
Yuan, Zheng Zi, Zi Si dan Meng Zi. Di samping itu ada 12 tiang biasa,
yang akan ditulisi 12 nama murid utama Nabi Khongcu.
Bangunan paling kiri agak ke belakang adalah
bangunan berbentuk bujur sangkar berukuran 9×9 meter. Bangunan yang melambangkan Di,
bumi atau semesta ini akan diisi dengan altar para Shen
Ming yang
terkait dan dihormati dalam agama Khonghucu. Bangunan ini mempunyai 8 tiang
yang masing-masing akan ditulisi 8 Kebajikan.
Keseluruhan bangunan akan melambangkan
keselaran atau keharmonisan hubungan antaraTian (Tuhan
Yang Maha Esa), Di (Bumi
dan Semesta) dan Ren (manusia).
Sementara itu, tangga bangunan utama akan dibuat 17 trap dengan dilengkapi 8
tiang naga dan 45 rusuk atap. Kesemuanya menggambarkan tanggal keramat 17
Agustus 1945.
Pemberian nama Kong
Miao (kelenteng
Khonghucu) sendiri merupakan penonjolan Nabi Khongcu atau Sheng
Ren Kong Zi.
Sumber : Matakin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar